Bintang jatuh (episode 2)

Serial : ASTRAL TRAVELLER

sub judul: Kiamat datang

(tujuan utama Astrid dlm episode kali ini ialah mencari info berasal darimana UFO yg akan menginvasi Bumi)

Waktu itu belum sampai tengah malam. Herman and de Genk lagi nongkrong di rumah Astrid.

UAS sudah lewat sehari yang lalu, jadi kali ini mereka berencana begadang sambil “barbeque” jagung bakar di tebing sebuah bukit yang juga halaman rumah Astrid. Langit begitu cerah bertaburan kelap kelip jutaan bintang.

Erwin

Mmm… enak, enak, enak …

(Erwin sambil mengunyah jagung bakar. Suaranya tidak jelas karena mulutnya penuh oleh jagung)

Hendra

Ah, dasar rakus. Udah abis tiga masih bilang enak!

(Hendra mencemooh sambil menaruh jagung di atas bara arang)

Yuni

Hi, hi …. sewot tuh.

(Yuni ngetawain Hendra yang ngomel-ngomel karena setiap jagung yang dibakarnya mateng, keburu disambar Erwin)

Herman

Gak perlu ngomel, nih sudah ada yang mateng.

(Herman menyodorkan jagung hasil bakarannya)

Erwin

Bukan itu masalahnya. Bakaran hasil gw istimewa, karena pake tips Tora Sudiro, nih.

Herman

Daripada kelaperan, mending makan yang udah mateng.

Akhirnya Hendra mengalah dan ambil jagung yang ditawarkan Herman sambil terus mengipas-ipas bara bikin bakaran yang lain.

Lain halnya dengan Astrid yang tahu beres. Walaupun tangannya pegang bakaran jagung, sambil mengunyah, wajahnya tengadah ke langit. Entah mana yang lebih asyik? Melihat langit yang cerah atau makan jagung bakar?

Herman datang mendekat sambil bawa jagung juga. Ia makan jagung ditangannya sambil berdiri di samping Astrid.

Herman

Dari tadi ngeliatin bintang terus. Apa gak takut salah makan? Jangan-jangan nanti tangan sendiri disangka jagung bakar …

Astrid

(Astrid tersenyum kecut): Gak, lah. Coba lihat, apa gak indah melihat pemandangan seperti ini!

Yuni

Mau gak indah gimana? (sindir Yuni) Pacar ada disamping. Makan jagung enak di bikinin… hmm.

Astrid

Idih, sirik …,

(Astrid tersipu-sipu sambil berusaha mencubit pangkal lengan Yuni. Tentu saja Yuni tidak tinggal diam dan mengelak)

Erwin

Eh, lihat! (Erwin sambil menunjuk ke langit). Lihat! ada bintang besar dan terang sekali?

Semua mata mengarahkan ke langit yang ditunjuk oleh Erwin. Tampak sebuah bintang paling cemerlang cahayanya dibandingkan jutaan bintang lain yang ada di langit. Indah sekali dan mungkin tidak setiap saat tampak ada bintang secemerlang itu. Bintang itu tampak lebih besar dari yang lain, mungkin karena cahayanya paling terang dibandingkan bintang-bintang lain.

Tiba-tiba semua berteriak, “Wooow…” ketika bintang yang tadinya diam tidak bergerak bergantung di langit, seketika bergerak cepat meninggalkan tempatnya semula.

Yuni

Bintang jatuh! ucapkan permohan, ucapkan permohonan…,

(Teriak Yuni kegirangan ketemu momen yang langka ini).

Tuhan! Aku ingin Erik jadi PACAR-ku … !

Hendra

Ye… Permohonan apa pemaksaan!

Bintang yang paling cemerlang terus melayang diikuti tatapan mata mereka yang kegirangan melihat bintang jatuh.

Namun pemandangan langka seperti itu tidak berlangsung lama. Bintang jatuh menghilang secepat ia datang seperti ditelan angkasa.

Herman

Kamu tadi sempat bikin permohonan, gak?”

(Erwin yang ditanya Cuma geleng-geleng kepala sambil merapatkan mulutnya).

Yuni

Aku tahu. Walaupun tidak diucapkan, tapi aku tahu apa permohonanmu!

Erwin

Sok tahu

Yuni

Yuni

Tentu saja tahu,” tegas Yuni. “Kamu bikin permohonan supaya Linda jadi pacarmu, khan!

(Disudutkan seperti itu Erwin jadi tersipu)

Jangan kuatir deh, Linda juga tahu kalo lo naksir Dia

(hibur Yuni)

Akhirnya air muka Erwin jadi cerah walaupun disembunyikan dengan buang muka.

Herman melihat Astrid masih terus memandangi langit, seolah-olah kehilangan barang berharga di atas sana.

Herman

Kamu tadi mengucapkan permohonan apa?

Astrid

Bintang jatuh bukan harapan, tetapi kematian! (Herman melihat Astrid serius sekali memandangi langit).

Herman

Kematian bagi siapa, nih? (Tampaknya keningnya berkerut tanda serius pertanyaannya).

Hendra

Apa lagi nih, menurut ahli astronomi kita mengenai Bintang jatuh. (canda Hendra).

Erwin

Iya, Men,” kata Erwin pula. “Gue mau denger pendapat lain dari Lo?

Bintang jatuh sudah lama lewat sekarang perhatian mereka beralih dan menunggu jawaban Astrid.

Astrid

Duduk dulu, ah

Malah begitu komentar Astrid sambil berjalan mundur mencari bangku kayu di belakang. Bagaikan kena hypnotis dari Rafael, yang lain mengikuti Astrid dan ikut cari posisi masing-masing duduk didekatnya.

Astrid

Bintang adalah matahari juga. Sama halnya matahari kita yang memiliki planet-planet. Matahari-matahari yang ada di alam semesta pun memiliki planet-planet seperti Bumi.”

Bintang yang cemerlang tadi kita lihat sebenarnya bukan bintang atau matahari tetapi adalah comet. Comet tidak memiliki orbit dan dia bergerak bebas di luar angkasa melewati bintang-bintang dalam sekejap mata. Besarnya comet bisa jutaan kali besar matahari, sehingga kalau ia menubruk sebuah bintang, maka bintang itu akan terseret menjadi ekornya.

Akhirnya kiamat bagi tatasurya yang terseret oleh komet itu.

Yuni

Jadi maksud lo, bintang jatuh tadi adalah comet yang telah menubruk lalu menyeret tatasurya itu!

Erwin

Hendra

Jadi maksud lo juga, di planet-planet tatasurya itu ada kehidupan?

Jadi kiamat itu kejadiannya kayak begitu!

Astrid diam saja sambil lurus memandang kaki langit di depannya. Dia tahu bakal sulit meladeni respon dari omongannya.

Hendra

Ntar, Ada yang belum gue terima. Tadi lo bilang tatasurya yang ditubruk comet tadi di planet-planetnya ada kehidupan? Maksudnya di sana juga ada kayak di bumi! Ada makhluk hidup kayak manusia?

Erwin

Maksudnya ALIEN!

Astrid

Bukan! (sanggah Astrid) Alien cuma ada di film-film fiksi.

Jangan dikira kehidupan cuma ada di planet Bumi

Hendra

Wah, ini bagian yang menariknya nih…

Yuni

Kan, di planet-planet lain keadaannya tidak mendukung untuk adanya kehidupan. Ada planet yang terlalu panas atau bahkan terlalu dingin untuk hidup manusia

Astrid tidak menjawab pertanyaan mereka.

Pengalaman melihat bintang jatuh sangat berkesan dihati mereka. Sekarang mereka lupa dengan jagung bakarnya, malah Erwin dan Hendra membuang jagung di tangannya ke tempat sampah, padahal masih belum habis di makan. Rupanya jagung bakar sudah tidak menarik lagi.

Yuni

Nah, hayo gimana jawabannya?

Astrid

Semua itu masih relatif.

Ilmu pengetahuan terus berkembang. Sekarang baru seperti itu yang bisa dicapai oleh manusia pengetahuan mengenai planet-planet lain.

Hendra

Lalu, pendapat lo itu dari mana? Jangan-jangan karena sering gaul sama Pak. Krishna, lo jadi ter-doktrin sama teori-teorinya?

Yuni

Terus, terus… kalo begitu lo mendukung ramalan Prof. Sukrisna, bahwa Comet yang bakal datang bakal menimbulkan bencana di Bumi

Astrid

Tidak! Pak Sukrishna tidak mengatakan demikian. Dia hanya menyatakan bahwa dulu comet telah menenggelamkan peradaban Atlantis, sedang yang meramalkan kedatangan sebuah comet adalah Ilmuwan lain. Teori-teori ilmuwan lain yang menambahkan kedatangan comet itu bakal jatuh di bumi sehingga menimbulkan bencana besar

Yuni

Jadi benar dong bahwa comet itu akan datang dan jatuh di Bumi. Dan akhirnya Bumi bakal kiamat seperti yang terjadi pada Bintang jatuh tadi?” gumam Yuni yang sekarang menjadi cemas.

Hendra

Nasib kita bakal seperti bintang yang diseret comet tadi

Mereka sekarang diam dengan khayalannya masing-masing. Tampak kengerian tergambar di wajah mereka yang memandang lurus ke depan membayangkan apa yang bakal terjadi dengan nasib mereka nanti.

Erwin

Masih ada harapan gak Bumi bisa selamat?

Herman

gerak layang comet yang tidak memiliki orbit nyata, bisa saja dia menubruk Bumi atau hanya numpang lewat saja di tatasurya kita

Yuni

Jadi artinya masih ada kesempatan dong

Astrid

Tentu saja .Semua berpulang kepada kehendak Tuhan.

Apakah riwayat Bumi sampai di sini saja atau masih panjang, semua tergantung rencana Tuhan. Manusia hanya bisa berdoa, Tuhan yang menentukan

Yuni

Kalo begitu kita berdoa, yuk untuk keselamatan Bumi dan keselamatan kita semua. (ajak Yuni agak tersedu manahan sedih)

Yang lain mengangguk setuju dengan ajakannya. Akhirnya mereka berdoa masing-masing tanpa ada yang memberi komando. Tapi walaupun demikian tampak mereka berdoa dengan sungguh-sungguh dengan tujuan yang sama memohon. kepada Tuhan agar Bumi dihindarkan dari bencana.

***

OPRAH, Prime Time:

Oprah

Inilah dia Prof. Julian Sukrishna, seorang arkeolog dari UNESCO.

Prof. Julian Sukrishna, sekarang anda menjadi seorang selebritis.

(puji Oprah. Sukrishna tersenyum simpul dipuji seperti itu)

Tiga tahun yang lalu anda menerbitkan sebuah buku yang kontroversial berjudul; Atlantis, The Review.

(Oprah membuka acara sambil memperlihat sebuah buku ke kamera)

Sekarang buku ini popular kembali, bahkan menjadi lebih terkenal dari sebelumnya dan menjadi best seller kembali setelah pernyataan Prof. Jonathan Issac yang telah meramalkan kedatangan sebuah comet ke Bumi.

Sukrishna

Maaf, Ada yang harus saya luruskan.

Ramalan Prof. Issac, bahwa akan datang sebuah comet adalah hal lain dengan buku saya.

Oprah

Oke, hal itu sudah anda katakan sebelumnya, tetapi ada benang merah antara buku anda dengan ramalan itu.

Dalam buku ini dikatakan bahwa Atlantis tenggelam diakibatkankan oleh tsunami raksasa. Namun pendapat anda yang menjadi sebab timbulnya tsunami bertentangan dengan pendapat umum ilmuwan-ilmuwan lain. Menurut anda tsunami raksasa itu terjadi karena benturan comet yang jatuh di Bumi, bukan disebabkan oleh pergerseran lempeng tektonik akibat gempabumi dahsyat!

Sukrishna

Tepatnya begini!

Oprah

Silakan, silakan. Saya tidak akan malu mengakui kurang memahami buku ini yang bagi saya terlalu ilmiah.

Sukrishna

Atlantis tenggelam bukan akibat pergerseran benua atau gempa bumi yang mengakibatkan terjadi tsunami akan tetapi tsunami raksasa itu timbul akibat perpindahan kutub-kutub planet Bumi. Kutub utara bumi yang terletak di artic dan selatannya di atlantik adalah posisi baru setelah berpindah dari posisi sebelumnya.

Demikian kutub utara Bumi kini di arctic adalah kutub utara yang baru, bukanlah kutub utara sebelum Atlantis. Demikian pula kutub selatan Bumi di Antartic.

Perpindahan kutub-kutub Bumi menimbulkan adanya pulau-pulau dan benua-benua, terbentuknya lautan dan selat-selat seperti sekarang

Oprah

Statement anda inilah yang menimbulkan polemik tiga tahun yang lalu. Bahkan banyak ilmuwan menuduh anda sekedar cari nama saja. Sekarang statemen ini populer kembali dan buku ini banyak dibaca ulang dan dibaca oleh pembaca-pembaca baru karena sekarang relevan dengan ralaman Mr. Jonathan Issac.

Pertanyaannya sekarang,” kata Oprah, “Apakah bencana tsunami akibat comet menyerempet Bumi waktu itu yang telah menenggelamkan Atlantis akan terulang kembali pada masa sekarang? Bencana yang sama akan menenggelamkan Eropa, Amerika, Asia, Australia, dan Atlantik?

Sukrishna

Saya tidak bisa menjawab pertanyaan ini, karena saya tidak punya pendapat untuk jawaban ini. Bencana di masa lalu adalah hal berbeda dengan ramalan kedatangan comet sekarang!

Oprah

Tetapi! Bukankah menurut anda, Atlantis tenggelam karena Comet

Sukrishna

Benar! Tetapi harap dicatat bahwa statement ini saya katakan tiga tahun yang lalu sebelum Prof. Jonathan Issac mengumumkan ramalannya.

– *** –

Sementara itu, keesokan harinya Astrid pergi ke candi Borobudur untuk mencari tahu dari mana ia harus memulai mendapatkan vision ke zaman Atlantis sehingga tahu darimana Invader itu berasal.

Sukrishna : (dlm talkshow bersama Oprah)

magnet Bumi di utara adalah negatif, oleh sebab itu pada masa penciptaan molekul-molekul permukaan Bumi tertarik ke arah utara. Walaupun molekul-molekul itu telah stabil antara unsur positif dan negatif tetapi negatif Bumi di utara dapat mempengaruhi molekul-molekul tersebut hingga terwujudlah daratan luas di bagian utara Bumi, sedangkan belahan selatan hanyalah lautan.

Masyarakat Atlantis bermukim di daratan saja, sementara daerah ekuator dipergunakan hanya untuk koloni-koloni stasiun pengamatan luar angkasa.

di atas puncak stupa Astrid dapat melihat seluruh lingkungan Candi.
Menurut kitab-kitab kuno, sebuah candi didirikan di sekitar tempat bercengkeramanya para dewa. Puncak dan lereng bukit, daerah kegiatan gunung berapi, dataran tinggi, tepian sungai dan danau, dan pertemuan dua sungai dianggap menjadi lokasi yang baik untuk pendirian sebuah candi.

Candi Borobudur didirikan dekat pertemuan Sungai Eto dan Progo di dataran Kedu. Tanpa bantuan peta sulit bagi orang sekarang untuk mengenali kedua sungai itu.

bila dilihat dari udara, maka bentuk Candi Borobudur dan arca-arcanya relatif simetris.

Sebagai seorang Astral, tidak sulit bagi Astrid mendapatkan rekaman gambar kejadian pada masa Atlantis itu, tinggal ia mendatangi tempat yang merupakan bekas peninggalan peradaban masa itu.

perlahan lahan lingkungan berubah seperti fajar mulai menyingsing. Lingkungan di depan mata berganti menjadi pemandangan lingkungan baru yang belum pernah di saksikan oleh Astrid. Candi Borobudur masih seperti bentuknya semula yang diinjakan kaki oleh Astrid. Tetapi di sekeliling Candi Borobudur sekarang bukan sebagai bangunan stupa melainkan sebagai bunga teratai yang mengapung di atas danau. Mendut, dan Pawon sekarang jika ditarik garis khayal, berada dalam satu garis lurus.


Tidak ada komentar: